Indonesia siap perkuat kerja sama investasi dengan Inggris

Indonesia siap perkuat kerja sama investasi dengan Inggris

Suara.com – Menteri Investasi/Ketua Komite Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris untuk Investasi, Lord Grimstone, pada Kamis (25/5/2022).

Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, dan Anindya N. Bakrie, Ketua Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri Indonesia, mendampingi Menteri Penanaman Modal.

Pertemuan bilateral dengan menteri investasi Inggris tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan Ballyler saat melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris, Maret lalu.

Bahlil mengatakan Kementerian Penanaman Modal/BKPM yang mewakili pemerintah Indonesia siap menjalin kerja sama terkait investasi dengan pemerintah Inggris.

Baca juga:
Tesla Investasi Ekosistem Aki Mobil di Jawa Tengah, Ini Lokasinya

Bahlil mengatakan kerja sama kedua negara akan berdampak positif pada peningkatan investasi dua arah antara Indonesia dan Inggris serta mendorong nilai tambah yang saling menguntungkan.

“Saya kira kita butuh tim khusus untuk mewujudkan kerja sama ini. Perjanjian kemitraan akan kita tandatangani pada KTT G20 Bali 2022 (KTT) November mendatang,” kata Balil dalam keterangan pers.

Sebagai tanggapan, Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone telah menyetujui rencana untuk menandatangani perjanjian kerja sama pada KTT G20 2022 di Bali, Indonesia.

Lord Millstone berharap bahwa kolaborasi semacam itu akan mungkin terjadi di masa depan.

“Saya senang bertemu dengan menteri hari ini. Kita memang perlu memantau dan mengimplementasikan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Inggris ini,” kata Lord Grimstone.

Baca juga:
Menteri Penanaman Modal/BKPM mengatakan Jawa Tengah akan menjadi salah satu pusat industri terbaik di Indonesia

Lingkup kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Inggris nantinya akan mencakup tiga bidang prioritas, yaitu pertambangan nikel hilir dan mineral bernilai tambah lainnya, energi baru dan terbarukan (EBT) dan industri kesehatan.

.

Anda Melihat: Indonesia siap perkuat kerja sama investasi dengan Inggris