Imam besar tidak memerintahkan, dan kerumunan di depan patung kuda itu masih bertahan, berkumpul di Maghreb untuk berdoa ketika hujan turun

Meski diguyur hujan, kerumunan di depan patung kuda itu tetap melakukan salat berjamaah

Suara.com – Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) melakukan salat magrib di sekitar patung kuda di Jakarta Pusat, Jumat (23 September 2022).

Meski diguyur hujan, tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus maju hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Saat salat Magrib dibunyikan, mereka langsung mengantre untuk salat. Beberapa dari kerumunan itu mengenakan jas hujan dan berdoa bersama.

Sebelumnya, seorang pembicara di atas mobil komando meminta massa untuk tetap tinggal karena tuntutan mereka tidak tersampaikan.

Bahkan para pembicara mengatakan bahwa beberapa perwakilan ingin menyampaikan keinginannya ke Istana Kepresidenan. Namun, ini tidak dilakukan karena mereka mengatakan tidak ada seorang pun di istana, sehingga keinginan mereka tidak dikomunikasikan.

“Angkat teleponmu dan beri tahu orang-orang di rumah jika kamu masih di sini. Jadi mereka tidak mencari mereka,” kata pembicara di patung kuda itu, Jumat (23 September 2022).

Editor Video: Yulita Futty Hapsari

.

Anda Melihat: Meski diguyur hujan, kerumunan di depan patung kuda itu tetap melakukan salat berjamaah