MRPTNI mendorong kepala sekolah untuk memperkuat program deradikalisasi kampus

MRPTNI mendorong kepala sekolah untuk memperkuat program deradikalisasi kampus

Jakarta: Jamal Wiwoho, Ketua Majelis Rektor Universitas Nasional (MRPTNI), mendorong rektor untuk memperkuat program deradikalisasi bagi mahasiswa. Hal itu menyusul penangkapan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yang berinisial IA terkait dengan tindak pidana terorisme.

“Saya setuju dengan Rektor untuk memperkuat program deradikalisasi Universitas. Misalnya seperti di UNS (College of Siberias Maret), ada Pusat Studi Deradikalisasi di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,” kata Jamal pada 5 kepada Medcom. identification pada Kamis, 26 Februari 2022.

Mahasiswa harus menghindari segala bentuk aktivisme, kata Jamal. Mahasiswa harus meningkatkan kesadaran akan cinta tanah air, ujarnya.





Apa pendapat Anda tentang artikel ini?


“Mahasiswa perlu meningkatkan aktivitas bela diri dan mengimplementasikan pendidikan Pancasila,” kata Jamal.

Sebelumnya, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, Iowa, ditangkap atas dugaan tindak pidana terorisme. Pria 22 tahun itu terancam hukuman penjara.

“Ancamannya sampai 5 tahun penjara,” kata Kombes Aswin Siregar, Detasemen Khusus Polri Penanggulangan Terorisme 88 kepada Medcom.identification, Kamis, 26 Mei 2022.

IA ditangkap di sebuah rumah kos di Malang, Jawa Timur pada pukul 12 siang pada Senin, 23 Mei 2022. Seorang mahasiswa Hubungan Internasional Semester 6 2019 telah ditangkap karena dicurigai mendukung Negara Islam Irak dan teroris. jaringan Suriah (ISIS).

Selain itu, IA dikatakan mengelola media sosial untuk mendistribusikan materi ISIS terkait kejahatan teroris. IA menjalin komunikasi erat dengan MR, tersangka kelompok teroris dari kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) yang ditangkap pada awal 2022 karena merencanakan kegiatan teroris di fasilitas umum dan kantor polisi.

Baca: Kemendikbudristek menyayangkan mahasiswa UB terlibat terorisme

(lagi)

.

Anda Melihat: MRPTNI mendorong kepala sekolah untuk memperkuat program deradikalisasi kampus