Amnesti Pajak Khusus Jilid II Dicetak Ulang, Pemerintah Raih Ratusan Miliar

Program amnesti pajak berakhir, kementerian keuangan terima 39 triliun rupiah

Suara.com – Dua hari menjelang berakhirnya Skema Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Quantity II pada 30 Juni 2022, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Departemen Keuangan mencatat pertumbuhan peserta yang terus meningkat tajam dan mengungkapkan nilai aset bersih.

Mengutip information DJP, hingga pukul 10.00 WIB Selasa (28 Juni 2022), jumlah masyarakat yang mengikuti skema tersebut telah mencapai 160.433 ribu Wajib Pajak (WP).

Tren serupa terlihat pada kekayaan bersih bruto dan general pajak penghasilan yang dibayarkan (PPh).

Overall aset bersih tercatat Rp 390,1 triliun, di mana general pajak penghasilan yang dipungut adalah Rp 39,5 triliun.

Baca juga:
Bukalapak buka kembali layanan pajak kendaraan

Sementara aset yang dideklarasikan dan dipulangkan di dalam negeri mencapai 337 rupiah, dan deklarasi aset di luar negeri mencapai 37,5 triliun rupiah.

Sedangkan alokasi kendaraan investasi yang dipilih oleh wajib pajak telah mencapai Rp 15,6 triliun. Peserta PPS dapat memilih untuk berinvestasi di surat berharga milik negara (SBN) atau di perusahaan yang bergerak di bidang hilirisasi sumber daya alam (SDA) atau energi baru dan terbarukan (EBT).

DJP mengharapkan semua wajib pajak untuk berpartisipasi dalam sisa periode PPS. Banyak manfaat yang akan diperoleh Wajib Pajak, antara lain tidak adanya regulasi dari tahun 2016 hingga 2020, penghindaran sanksi berdasarkan undang-undang pengampunan pajak 200%, dan pengungkapan information harta benda yang tidak dapat digunakan untuk penyidikan, penyidikan, dan/atau penuntutan pidana.

.

Anda Melihat: Program amnesti pajak berakhir, kementerian keuangan terima 39 triliun rupiah